Bismillahirrahmanirrahim....
Hampir 4 bulan saya tak meng'update' blog.
Tempoh yang sangat lama bagi saya.
Kenapa ya?
Nak kata kehidupan semakin sibuk, tak juga.
Tiap hari ada saja kelapangan...
Kenapa ya?
Seringkali saya tertanya-tanya kepada diri sendiri.
Akhirnya, saya dapat jawapannya.
Jiwa semakin ketandusan ilmu.
Pengisian jiwa sangat banyak, ada saja di mana-mana.
Cuma penghayatannya kurang.
Astaghfirullah al azim...
Ya Allah, permudahkanlah segala urusanku...
Internship dahpun berjalan hampir 4 bulan.
Begitu cepat masa berlalu, tapi terasa macam banyak sangat yang belum belajar.
Kehidupan sepanjang praktikal ni, alhamdulillah begitu seronok.
Banyak benda baru yang boleh dipelajari.
Alhamdulillah.
Perjalanan masih jauh.
Moga segalanya dipermudahkan oleh Allah.
Ramadhan berbaki lagi 4 hari saja lagi...
Seorang ustaz pernah berkata, "Andai Ramadhan ini tidak memberi sebarang perubahan yang lebih baik kepada kita, pasti ada yang tidak kena pada diri kita."
Periksa kembali diri kita...
.........
Lagu di bawah ni tajuknya "Debu-debu dosa".
Cukup menginsafkan.
Jom sama-sama hayati.
Selamat menjalani ibadah puasa. =)
Ke arah mana halanya
Bagi insan yang terleka
Mengejar nikmat dunia
Bagaikan hidup selamanya
Tak peduli dosa noda
Seksa azab neraka
Hidup jauh dari rahmatNya
Terpedaya pada dunia
Pentas ciptaan manusia
Terlupa pada segala
Mengikut nafsu semata
Membiar syaitan beraja
Di hati dan juga jiwa
Mengejar dunia penuh debu dosa
Teguhkanlah iman dalam diri
Moga dikau akan merasai
Betapa indah nikmat Ilahi
Dan yakin kau akan dirahmati
Harus kau percaya dengan pasti
Dunia tidak kekal abadi
Hanya menguji cekalnya hati
Sebagai khalifah yang sejati
Tak perlu kau meragui
Andai teguh keimananmu
Pasti bahagia menanti
Di akhirat yang abadi
[Debu-debu Dosa-Hijjaz]
Cinta menghidupkan hati yang mati.... Cinta kepada manusia kan layu, Cinta kepada Allah pasti bahagia.... Inilah kapsul Cintaku....
Memaparkan catatan dengan label lagu. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label lagu. Papar semua catatan
Ahad, 5 September 2010
Isnin, 30 Ogos 2010
Sujud
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud
Jika direnung kembali
Dari kehidupan
Pelbagai halangan kutempuh penuh cabaran
Tiada satupun ku hadapi dengan senang dan
Tiada satupun ku hadapi dengan tenang
Tapi ku bersyukur
Di saat ku murung
Ku musikkan dalam kedua telapak tangan
Semangat yang dah luntur
Harapan yang dah terkubur
Diberi arah tukku teruskan
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……
Hanya mampu sujud…..
Pernah kulihat mereka
Yang hilang segalanya
Insan yang tersayang
Atau harta benda
Pancaroba bencana juga malapetaka
Adalah sebahagian ujian dunia
Di sebalik kesusahan
Tidak letih mengerti erti kesenangan
Harusku akur dengan apa yang telah dikurnia
Barangkali esok semua berubah
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit cerah bersinar
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit mendung tak bercahaya
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……
Hanya mampu sujud…..
[Sujud-Mawi ft KRU]
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud
Jika direnung kembali
Dari kehidupan
Pelbagai halangan kutempuh penuh cabaran
Tiada satupun ku hadapi dengan senang dan
Tiada satupun ku hadapi dengan tenang
Tapi ku bersyukur
Di saat ku murung
Ku musikkan dalam kedua telapak tangan
Semangat yang dah luntur
Harapan yang dah terkubur
Diberi arah tukku teruskan
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……
Hanya mampu sujud…..
Pernah kulihat mereka
Yang hilang segalanya
Insan yang tersayang
Atau harta benda
Pancaroba bencana juga malapetaka
Adalah sebahagian ujian dunia
Di sebalik kesusahan
Tidak letih mengerti erti kesenangan
Harusku akur dengan apa yang telah dikurnia
Barangkali esok semua berubah
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit cerah bersinar
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit mendung tak bercahaya
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……
Hanya mampu sujud…..
[Sujud-Mawi ft KRU]
Isnin, 3 Mei 2010
Thank You Allah

I was so far from You
Yet to me You were always so close
I wandered lost in the dark
I closed my eyes toward the signs
You put in my way
I walked everyday
further and further away from You
Oo Allah, You brought me home
I thank You with every breath I take
الحمد لله الحمد لله
All praises to Allah
I never thought about
All the things You have given to me
I never thanked You once
I was too proud
to see the truth
And prostrate to You
Until I took the first step
And that's when You opened the doors for me
Now Allah, I realized what I was missing
By being far from You
الحمد لله
All praises to Allah
Allah, I wanna thank You
I wanna thank You for all the things that You've done
You've done for me through all my years I've been lost
You guided me from all the ways that were wrong
And did You give me hope
O Allah, I wanna thank You
I wanna thank You for all the things that You've done
You've done for me through all my years I've been lost
You guided me from all the ways that were wrong
I wanna thank You for bringing me home
الحمد لله
All praises to Allah
الحمد لله
[Thank You Allah-Maher Zain]
Ahad, 21 Mac 2010
Antara Mata dan Hati
Bila melihat alam yang indah ini
Tidak terasa kebesaran Allah
Bila mendapat musibah lupa dirinya hamba
Nikmat yang datang tiada rasa darinya
Sepatutnya rasa malu kepadaNya
Kerana anugerahNya kepada kita
Membuat dosa rasa kekesalannya
Buta hati lebih merbahaya
Buta mata tidak nampak dunia
Buta hati tidak nampak kebenaran
Buta hati ditipu nafsu dan syaitan
Bahkan dilupakan saja
Semua orang rasa bangga dengan dosa
Bila menyebut neraka
Tidak terasa akan gerunnya
Bila menyebut syurga
Tidak terasa akan nikmatNya
Itu menunjukkan
Jiwa kita mati atau buta
[Antara Mata dan Hati- Hijjaz]
....

Astaghfirullah al azim...
Sungguh, terlalu banyak nikmat kurniaanNya yang tidak disyukuri selama ini.
Benar, manusia memang hanya akan menghargai sesuatu itu pabila telah kehilangannya.
Sungguh,diri ini tidak terlepas daripada melakukan sedemikian...
Lirik lagu ini memberi makna yang besar dalam hidup saya.Ada kisah di sebaliknya.
Apa kisahnya?
Biarlah hanya Dia yang tahu.
Cubalah cari lagu ni di mana-mana.Download, dan dengar.
Hayati.
InsyaAllah.
Pertama kali saya mendengar bait-bait lagu ini,saya tidak merasa apa-apa.Astagfirullah al azim...kerasnya hati ni.
Kali kedua, setelah cuba merendahkan ego, menitik jua air mata.
Harapnya bukan sekadar air mata yang menitis, tapi moga keinsafan yang bertandang itu kekal lama.
Wallahualam.
Tidak terasa kebesaran Allah
Bila mendapat musibah lupa dirinya hamba
Nikmat yang datang tiada rasa darinya
Sepatutnya rasa malu kepadaNya
Kerana anugerahNya kepada kita
Membuat dosa rasa kekesalannya
Buta hati lebih merbahaya
Buta mata tidak nampak dunia
Buta hati tidak nampak kebenaran
Buta hati ditipu nafsu dan syaitan
Bahkan dilupakan saja
Semua orang rasa bangga dengan dosa
Bila menyebut neraka
Tidak terasa akan gerunnya
Bila menyebut syurga
Tidak terasa akan nikmatNya
Itu menunjukkan
Jiwa kita mati atau buta
[Antara Mata dan Hati- Hijjaz]
....

Astaghfirullah al azim...
Sungguh, terlalu banyak nikmat kurniaanNya yang tidak disyukuri selama ini.
Benar, manusia memang hanya akan menghargai sesuatu itu pabila telah kehilangannya.
Sungguh,diri ini tidak terlepas daripada melakukan sedemikian...
Lirik lagu ini memberi makna yang besar dalam hidup saya.Ada kisah di sebaliknya.
Apa kisahnya?
Biarlah hanya Dia yang tahu.
Cubalah cari lagu ni di mana-mana.Download, dan dengar.
Hayati.
InsyaAllah.
Pertama kali saya mendengar bait-bait lagu ini,saya tidak merasa apa-apa.Astagfirullah al azim...kerasnya hati ni.
Kali kedua, setelah cuba merendahkan ego, menitik jua air mata.
Harapnya bukan sekadar air mata yang menitis, tapi moga keinsafan yang bertandang itu kekal lama.
Wallahualam.
Isnin, 1 Februari 2010
Open Your Eyes..

Look around yourselves
Can't you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony
Let's start question in ourselves
Isn't this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way (Allah..)
Guide us every single day (Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger, love and pain
And all the things you're feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?
Lets start question in ourselves
Isn't this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way (Allah..)
Guide us every single day..(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
When a baby's born
So helpless and weak
And you're watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..
We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we'll see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way (Allah..)
Guide us every single day..(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way(Allah..)
Guide us every single day..(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..
Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
الحمد الله
Alhamdulillah..
[Open Your Eyes-Maher Zain]
....
Subhanallah...
Pertama kali mendengar lagu ini sudah cukup untuk membuat saya jatuh cinta pada bait-bait liriknya.
Lagu yang cukup segar dan merdu.
Langsung saya tak dapat menolak kebenarannya.
Ya,hakikatnya memang jelas.
Segala yang dicoretkan dalam bait-bait lirik lagu ini sudahpun jelas dinyatakan dalam al-Quran,kalamullah.
Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan, dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui. [Surah Yasin, ayat 36-38]
Segalanya cukup indah.
Benarlah ketetapan Allah itu cukup indah dan cantik.
Alhamdulillah, syukur atas segala nikmat kurniaan Allah.
[Hijrah itu memang payah, tapi indah pengakhirannya...Ya Allah, tetapkanlah aku pada jalanMu...Berikanlah hidayahMu kepada insan-insan di luar sana yang masih dahagakan kasihMu..]
Najatikah: Kepada pembaca-pembaca di luar sana, bolehlah cari dan muat turun lagu ni ya. Sangat terkesan di hati,insyaAllah.
Ahad, 8 November 2009
KebesaranMu
Kau tempatku mengadu hati
memberi segala hidup
Dunia dan seisinya milik-Mu
Mencintai-Mu sejati
Ku manusia yang penuh dosa
Berharap ampunan-Mu
Lihat di langit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup
Allahu Akbar Maha Besar
Memuja-Mu begitu indah
Selalu Kau berikan semua
Kebesaran-Mu Tuhan
Kebesaran-Mu Tuhan...
[KebesaranMu-ST12]
....
Seringkali lidah ini menyebut-nyebut,cintakan Allah...
Mencoret lagu,mencoret kata...
Namun,tanyakan kembali kepada hati,ikhlaskah kita menyebut asma' Allah...
Benarkah hati kita mencintaiNya...
Benarkah kita benar-benar takut padaNya...
Benarkah?
Kalau benar,mengapa masih lagi kita pandang remeh pada dosa-dosa seharian?
Kenapa masih lagi tak mampu untuk menghayati ibadah...
Solat khususnya.
Hati masih lalai...
Astaghfirullah al azim...
Baru ku tahu mengapa selama ini terlalu banyak dosa,maksiat yang dilakukan.
Sama ada terzahir mahupun tidak.
Hanya satu jawapannya...
Kerana diri ini masih belum mampu menghayati solatku...
Astaghfirullah...
Astaghfirullah...
Astaghfirullah al azim...
Adakah anda juga begitu?
memberi segala hidup
Dunia dan seisinya milik-Mu
Mencintai-Mu sejati
Ku manusia yang penuh dosa
Berharap ampunan-Mu
Lihat di langit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup
Allahu Akbar Maha Besar
Memuja-Mu begitu indah
Selalu Kau berikan semua
Kebesaran-Mu Tuhan
Kebesaran-Mu Tuhan...
[KebesaranMu-ST12]
....
Seringkali lidah ini menyebut-nyebut,cintakan Allah...
Mencoret lagu,mencoret kata...
Namun,tanyakan kembali kepada hati,ikhlaskah kita menyebut asma' Allah...
Benarkah hati kita mencintaiNya...
Benarkah kita benar-benar takut padaNya...
Benarkah?
Kalau benar,mengapa masih lagi kita pandang remeh pada dosa-dosa seharian?
Kenapa masih lagi tak mampu untuk menghayati ibadah...
Solat khususnya.
Hati masih lalai...
Astaghfirullah al azim...
Baru ku tahu mengapa selama ini terlalu banyak dosa,maksiat yang dilakukan.
Sama ada terzahir mahupun tidak.
Hanya satu jawapannya...
Kerana diri ini masih belum mampu menghayati solatku...
Astaghfirullah...
Astaghfirullah...
Astaghfirullah al azim...
Adakah anda juga begitu?
Sabtu, 31 Oktober 2009
Sunnah Orang Berjuang
Berjuang menempah susah
Menanggung derita menongkah fitnah
Itulah gelombang hidup samudera duka
Seorang mujahid memburu syahid.
Dibuang dia berkelana
dipenjara dia uzlah dibunuh syahid
Namun jiwa tetap mara menuju cita
membara demi Allah dan Rasul-Nya.
Berjuang tak pernah senang
Ombak derita tiada henti
Senang susah silih berganti
Inilah sunah orang berjuang.
Malamnya bagai rahib merintih sayu
Diiring serta air mata
Siangnya bagaikan singa di rimba
Memerah keringat meluah tenaga.
Berjuang memang pahit
Kerana syurga itu manis
Bukan sedikit mahar yang perlu dibayar
Bukan sedikit pedih yang ditagih.
Berjuang ertinya terkorban
Rela terhina kerana kebenaran
Antara dua pasti terjadi
Tunggulah syahid atau menang.
[Sunnah Orang Berjuang-Hijjaz]
....
Saat ini,sedikit sebanyak tempias tentang khilaf Rakan Masjid terkena kepada diri ini.
Memandangkan aku adalah salah seorang daripada ahlinya.
Apa yang boleh aku katakan;
-Setiap insan punya kelemahan yang tersendiri.Beri peluang untuk berubah.
-Tiada siapa yang lebih suci atau baik daripada sesiapa.Sesungguhnya orang yang menganggap dirinya lebih suci itu adalah orang yang berhati busuk.Tepuk dada,tanya diri sendiri,adakah kita yang mengaku suci itu? Tak layak sama sekali.
-Segala kritikan yang positif,ambillah dan bermuhasabah kembali.Bak kata seorang sahabat,muhasabah itu bukan sekadar berkata-kata,tapi ambil inisiatif untuk berubah!Perlu ada tindakan!
-Periksa dulu asal usul berita yang kita peroleh.Jangan terus hukum orang lain.
-Sabarlah sahabat-sahabat,kerana sabar itu hikmah.
Ada hikmahnya semua ini.
...
Minggu depan adalah minggu yang paling mencabar buatku dan rakan-rakan sama course yang lain.
Manakan tidak,semua test dilambakkan pada minggu depan.
Kami akan berhadapan dengan 5 test, 3 project presentation,1 lab test,1 quiz dan assignment minggu depan.
Kemudian,pada hari Rabu, 11 November,First Paper Final Exam pula.
Mencabar bukan?
Boleh dikatakan rakan-rakan sama course yang lain,semua meletakkan list test,project, dan segalanya di status Gtalk amsing-masing.
Aku pun cuba juga meletakkannya sekali.
Tapi terasa semakin menggila pula tekanan.
Disebabkan itu,aku tidak lagi meletakkan list tersebut.
Moga kata-kata yang positif dapat menenangkan jiwa,mempermudahkan diri ini untuk menghadapi minggu depan yang penuh cabaran,serta minggu-minggu yang seterusnya.
Semester ini, kurasakan terlalu banyak pengisian yang ingin dikongsi,namun entah megapa,mungkin kerana diri ini masih belum cukup bagus,maka itu merencatkan aku untuk berkongsi ilmu di dada.
Mungkin ini entri terakhir sebelum menghadapi Final Exam.
Final Exam akan berakhir pada 25 November.
Kemudian,ada OBS(tak ingat apa nama panjang dia) pula 28 November.
Entah dapat balik Raya tak agaknya...
Aku hanya akan aktif semula selepas Final Exam tamat.
insyaAllah.
Doakan semoga dipermudahkan segalanya...
Buat rakan-rakan seperjuangan, semoga berjaya untuk Final Exam yang akan datang!

"Ilmu itu adalah cahaya,maka ia takkan dapat menembusi hati yang kotor diselaputi dosa..."
Menanggung derita menongkah fitnah
Itulah gelombang hidup samudera duka
Seorang mujahid memburu syahid.
Dibuang dia berkelana
dipenjara dia uzlah dibunuh syahid
Namun jiwa tetap mara menuju cita
membara demi Allah dan Rasul-Nya.
Berjuang tak pernah senang
Ombak derita tiada henti
Senang susah silih berganti
Inilah sunah orang berjuang.
Malamnya bagai rahib merintih sayu
Diiring serta air mata
Siangnya bagaikan singa di rimba
Memerah keringat meluah tenaga.
Berjuang memang pahit
Kerana syurga itu manis
Bukan sedikit mahar yang perlu dibayar
Bukan sedikit pedih yang ditagih.
Berjuang ertinya terkorban
Rela terhina kerana kebenaran
Antara dua pasti terjadi
Tunggulah syahid atau menang.
[Sunnah Orang Berjuang-Hijjaz]
....
Saat ini,sedikit sebanyak tempias tentang khilaf Rakan Masjid terkena kepada diri ini.
Memandangkan aku adalah salah seorang daripada ahlinya.
Apa yang boleh aku katakan;
-Setiap insan punya kelemahan yang tersendiri.Beri peluang untuk berubah.
-Tiada siapa yang lebih suci atau baik daripada sesiapa.Sesungguhnya orang yang menganggap dirinya lebih suci itu adalah orang yang berhati busuk.Tepuk dada,tanya diri sendiri,adakah kita yang mengaku suci itu? Tak layak sama sekali.
-Segala kritikan yang positif,ambillah dan bermuhasabah kembali.Bak kata seorang sahabat,muhasabah itu bukan sekadar berkata-kata,tapi ambil inisiatif untuk berubah!Perlu ada tindakan!
-Periksa dulu asal usul berita yang kita peroleh.Jangan terus hukum orang lain.
-Sabarlah sahabat-sahabat,kerana sabar itu hikmah.
Ada hikmahnya semua ini.
...
Minggu depan adalah minggu yang paling mencabar buatku dan rakan-rakan sama course yang lain.
Manakan tidak,semua test dilambakkan pada minggu depan.
Kami akan berhadapan dengan 5 test, 3 project presentation,1 lab test,1 quiz dan assignment minggu depan.
Kemudian,pada hari Rabu, 11 November,First Paper Final Exam pula.
Mencabar bukan?
Boleh dikatakan rakan-rakan sama course yang lain,semua meletakkan list test,project, dan segalanya di status Gtalk amsing-masing.
Aku pun cuba juga meletakkannya sekali.
Tapi terasa semakin menggila pula tekanan.
Disebabkan itu,aku tidak lagi meletakkan list tersebut.
Moga kata-kata yang positif dapat menenangkan jiwa,mempermudahkan diri ini untuk menghadapi minggu depan yang penuh cabaran,serta minggu-minggu yang seterusnya.
Semester ini, kurasakan terlalu banyak pengisian yang ingin dikongsi,namun entah megapa,mungkin kerana diri ini masih belum cukup bagus,maka itu merencatkan aku untuk berkongsi ilmu di dada.
Mungkin ini entri terakhir sebelum menghadapi Final Exam.
Final Exam akan berakhir pada 25 November.
Kemudian,ada OBS(tak ingat apa nama panjang dia) pula 28 November.
Entah dapat balik Raya tak agaknya...
Aku hanya akan aktif semula selepas Final Exam tamat.
insyaAllah.
Doakan semoga dipermudahkan segalanya...
Buat rakan-rakan seperjuangan, semoga berjaya untuk Final Exam yang akan datang!

"Ilmu itu adalah cahaya,maka ia takkan dapat menembusi hati yang kotor diselaputi dosa..."
Rabu, 21 Oktober 2009
Hakikat Bahagia
Bahagia itu dari dalam diri
Kesannya zahir rupanya maknawi
Terpendam bagai permata di dasar hati
Bahagia itu ada pada hati
Bertakhta di kerajaan diri
Terbenam bagai mutiara di lautan nurani
Bahagia itu ada di jiwa
Mahkota di singgahsana rasa
Bahagia itu adalah suatu ketenangan
Bila susah tiada gelisah
Bila miskin syukur pada Tuhan
Bila sakit tiada resah di jiwa
Bukankah Tuhan telah berfirman
Ketahuilah dengan mengingati Allah
Jiwa kan menjadi tenang
Kebahagiaan itu suatu kesyukuran
Bila kaya jadi insan pemurah
Bila berkuasa amanah
Bila berjaya tidak alpa
Bila sihat tidak lupakan Tuhan
Hakikatnya bahagia itu
Adalah ketenangan
Bila hati mengingati Tuhan
Semua insan kan mengerti
Maksud terseni Ilahi
Itulah zikir yang hakiki
[Hakikat Bahagia-UNIC]
...
Hakikat bahagia itu adalah ketenangan.
Mungkin ramai yang menganggap kekayaan,kebijaksanaan atau pun kejayaan itu sebagai suatu kayu pengukur kejayaan.
Anda silap.
Siapa kata orang yang miskin,kurang bijak dan gagal itu tidak bahagia?
Semuanya boleh berlaku.
Yang miskin,kurang bijak dan gagal itu masih boleh dikira bahagia andai hatinya redha dengan ketentuan Allah.
Itulah sebaik-baik perbuatan.
Redha dengan ketentuanNya.
Atas sebab kefakiran diri sebagai seorang hamba yang tidak mengetahui hikmah atas kejadian yang berlaku.
Andai diselidik,disingkap kembali masa-masa yang telah berlalu,pasti kita akan memperoleh jawapannya.
Anda adalah insan yang paling bahagia,andai redha dan sabar dengan ujianNya.
Anda adalah insan yang paling bahagia andai bersyukur dengan segala nikmatNya.
Biarpun mungkin pada mata kasarnya,kita melihat nikmat yang diperoleh orang-orang disekeliling lebih banyak berbanding diri kita sendiri.
Ketahuilah,nikmat dan ketentuan Allah kepada kita pada masa ini adalah yang terbaik untuk kita pada masa ini.
Ya.
Pada pemikiran logik akal,memang tidak tercapai.
Namun,inilah hakikat.
Jika kesusahan menimpa diri anda,ketahuilah.
Kelak,pasti ada bahagia yang bakal menanti.
Allah memang menguji kita dengan kesusahan pada mulanya.
Kelak Dia akan kurniakan bahagia yang tak ternilai harganya.
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakan dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya..."
Surah al-Baqarah,ayat 286.
Ketika itu,andai keyakinan kita pada Allah tetap kuat,kita akan merasakan betapa besar hikmah kesusahan yang dihadapi sebelum ini...
Refleksi buat diri ini.
Ketika ini aku merasakan aku sedang diuji.
Ya.
Aku perlu yakin,kelak pasti ada bahagia.
Bukan bermaksud aku hanya perlu menunggu bahagia,tapi aku harus mencarinya.
Bagaimana aku boleh mendapatkannya?
Perteguhkan hubungan denganNya...
Dengan itu,barulah tiada lagi syak wasangka terhadap Dia.
Walau seberat mana ujian yang menimpa,hati akan sentiasa redha dan tenang.
Itulah hakikat bahagia...

Bersama sahabat seperjuangan...
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada umat yang terdahulu daripada kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami pikul. Maafkanlah kami,ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir."
Kesannya zahir rupanya maknawi
Terpendam bagai permata di dasar hati
Bahagia itu ada pada hati
Bertakhta di kerajaan diri
Terbenam bagai mutiara di lautan nurani
Bahagia itu ada di jiwa
Mahkota di singgahsana rasa
Bahagia itu adalah suatu ketenangan
Bila susah tiada gelisah
Bila miskin syukur pada Tuhan
Bila sakit tiada resah di jiwa
Bukankah Tuhan telah berfirman
Ketahuilah dengan mengingati Allah
Jiwa kan menjadi tenang
Kebahagiaan itu suatu kesyukuran
Bila kaya jadi insan pemurah
Bila berkuasa amanah
Bila berjaya tidak alpa
Bila sihat tidak lupakan Tuhan
Hakikatnya bahagia itu
Adalah ketenangan
Bila hati mengingati Tuhan
Semua insan kan mengerti
Maksud terseni Ilahi
Itulah zikir yang hakiki
[Hakikat Bahagia-UNIC]
...
Hakikat bahagia itu adalah ketenangan.
Mungkin ramai yang menganggap kekayaan,kebijaksanaan atau pun kejayaan itu sebagai suatu kayu pengukur kejayaan.
Anda silap.
Siapa kata orang yang miskin,kurang bijak dan gagal itu tidak bahagia?
Semuanya boleh berlaku.
Yang miskin,kurang bijak dan gagal itu masih boleh dikira bahagia andai hatinya redha dengan ketentuan Allah.
Itulah sebaik-baik perbuatan.
Redha dengan ketentuanNya.
Atas sebab kefakiran diri sebagai seorang hamba yang tidak mengetahui hikmah atas kejadian yang berlaku.
Andai diselidik,disingkap kembali masa-masa yang telah berlalu,pasti kita akan memperoleh jawapannya.
Anda adalah insan yang paling bahagia,andai redha dan sabar dengan ujianNya.
Anda adalah insan yang paling bahagia andai bersyukur dengan segala nikmatNya.
Biarpun mungkin pada mata kasarnya,kita melihat nikmat yang diperoleh orang-orang disekeliling lebih banyak berbanding diri kita sendiri.
Ketahuilah,nikmat dan ketentuan Allah kepada kita pada masa ini adalah yang terbaik untuk kita pada masa ini.
Ya.
Pada pemikiran logik akal,memang tidak tercapai.
Namun,inilah hakikat.
Jika kesusahan menimpa diri anda,ketahuilah.
Kelak,pasti ada bahagia yang bakal menanti.
Allah memang menguji kita dengan kesusahan pada mulanya.
Kelak Dia akan kurniakan bahagia yang tak ternilai harganya.
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakan dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya..."
Surah al-Baqarah,ayat 286.
Ketika itu,andai keyakinan kita pada Allah tetap kuat,kita akan merasakan betapa besar hikmah kesusahan yang dihadapi sebelum ini...
Refleksi buat diri ini.
Ketika ini aku merasakan aku sedang diuji.
Ya.
Aku perlu yakin,kelak pasti ada bahagia.
Bukan bermaksud aku hanya perlu menunggu bahagia,tapi aku harus mencarinya.
Bagaimana aku boleh mendapatkannya?
Perteguhkan hubungan denganNya...
Dengan itu,barulah tiada lagi syak wasangka terhadap Dia.
Walau seberat mana ujian yang menimpa,hati akan sentiasa redha dan tenang.
Itulah hakikat bahagia...
Bersama sahabat seperjuangan...
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada umat yang terdahulu daripada kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami pikul. Maafkanlah kami,ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir."
Khamis, 8 Oktober 2009
Perjalanan
Demi masa yang kita lalui
Perlu dihargai jangan ia dibaziri
Kehidupan yang kita kecapi
Kurniaan Ilahi
Perlu ia disyukuri
Kadangkala kita tak menduga
Ujian berlaku tiap masa
Kuatkanlah usaha
Jangan mudah putus asa
Berserah padaNya
Kau pastikan berjaya
Mengharunginya dengan
Penuh keyakinan
[Perjalanan-Firdaus]
....

Ya.
Hidup ini penuh dengan cubaan.
Kadang-kala,dalam tak sedar,terdetik rasa putus asa.
Selagi boleh,buanglah jauh-jauh rasa putus asa itu.
Hakikat kejayaan itu berbeza-beza untuk setiap insan.
Mungkin kita gagal mencapai apa yang orang lain dapat,tapi percayalah!
Suatu hari nanti,pasti kita akan nampak hikmah atas kegagalan kita sebelum ini.
Segalanya adalah perancangan Allah.
Yang pasti,kita sebagai manusia biasa harus terus usaha dan usaha tanpa jemu.
Sesekali terlintas di hati ini,betapa selama ini aku cuma menganggap kejayaan itu hanya milik aku seorang,hanya impian aku seorang.
Sedangkan aku terlupa bahawa di belakang aku,aku ada ramai insan-insan yang berkongsi harapan.
Merekalah sebenarnya pendorong aku.
Mereka juga pemegang harapan kejayaanku.
Gagalnya aku,bererti kecewanya mereka.
Buat insan-insan yang menjadi tulang belakangku,
Doa kalian amat ku hargai...
Teruskan berdoa..
Aku pasti bawa pulang kejayaan kelak.
Ya Rabbi...
Hanya Engkau yang tahu...
Perlu dihargai jangan ia dibaziri
Kehidupan yang kita kecapi
Kurniaan Ilahi
Perlu ia disyukuri
Kadangkala kita tak menduga
Ujian berlaku tiap masa
Kuatkanlah usaha
Jangan mudah putus asa
Berserah padaNya
Kau pastikan berjaya
Mengharunginya dengan
Penuh keyakinan
[Perjalanan-Firdaus]
....

Ya.
Hidup ini penuh dengan cubaan.
Kadang-kala,dalam tak sedar,terdetik rasa putus asa.
Selagi boleh,buanglah jauh-jauh rasa putus asa itu.
Hakikat kejayaan itu berbeza-beza untuk setiap insan.
Mungkin kita gagal mencapai apa yang orang lain dapat,tapi percayalah!
Suatu hari nanti,pasti kita akan nampak hikmah atas kegagalan kita sebelum ini.
Segalanya adalah perancangan Allah.
Yang pasti,kita sebagai manusia biasa harus terus usaha dan usaha tanpa jemu.
Sesekali terlintas di hati ini,betapa selama ini aku cuma menganggap kejayaan itu hanya milik aku seorang,hanya impian aku seorang.
Sedangkan aku terlupa bahawa di belakang aku,aku ada ramai insan-insan yang berkongsi harapan.
Merekalah sebenarnya pendorong aku.
Mereka juga pemegang harapan kejayaanku.
Gagalnya aku,bererti kecewanya mereka.
Buat insan-insan yang menjadi tulang belakangku,
Doa kalian amat ku hargai...
Teruskan berdoa..
Aku pasti bawa pulang kejayaan kelak.
Ya Rabbi...
Hanya Engkau yang tahu...
Rabu, 7 Oktober 2009
Apakah benar engkau pejuang?
Engkau ingin berjuang , tapi tidak mampu menerima ujian
Engkau ingin berjuang, tapi rosak oleh pujian
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sepenuhnya menerima pimpinan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak begitu setia kawan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup berkorban
Engkau ingin berjuang, tapi ingin jadi pemimpin
Engkau ingin berjuang, menjadi pengikut agak segan
Engkau ingin berjuang, tolak ansur tidak engkau amalkan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup terima cabaran
Engkau ingin berjuang, kesihatan dan kerehatan tidak sanggup engkau korbankan
Engkau ingin berjuang, masa tidak sanggup engkau luangkan
Engkau ingin berjuang, kerenah isteri tidak kau tahan
Engkau ingin berjuang, rumah tangga lintang pukang
Engkau ingin berjuang, diri engkau tidak engkau tingkatkan
Engkau ingin berjuang, disiplin diri engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, janji kurang engkau tunaikan
Engkau ingin berjuang, kasih sayang engkau cuaikan
Engkau ingin berjuang, tetamu engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, anak isteri engkau lupakan
Engkau ingin berjuang, ilmu berjuang engkau tinggalkan
Engkau ingin berjuang, kekasaran dan kekerasan engkau amalkan
Engkau ingin berjuang, rasa bertuhan engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, iman dan taqwa engkau lupakan
Yang sebenarnya, apa yang engkau hendak perjuangkan?
[Apakah Benar Engkau Pejuang-Qathrunnada]
....

Muhasabah untuk insan-insan yang mengaku dirinya seorang pejuang.
Moga perjuangan kita tidak sia-sia.
Engkau ingin berjuang, tapi rosak oleh pujian
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sepenuhnya menerima pimpinan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak begitu setia kawan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup berkorban
Engkau ingin berjuang, tapi ingin jadi pemimpin
Engkau ingin berjuang, menjadi pengikut agak segan
Engkau ingin berjuang, tolak ansur tidak engkau amalkan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup terima cabaran
Engkau ingin berjuang, kesihatan dan kerehatan tidak sanggup engkau korbankan
Engkau ingin berjuang, masa tidak sanggup engkau luangkan
Engkau ingin berjuang, kerenah isteri tidak kau tahan
Engkau ingin berjuang, rumah tangga lintang pukang
Engkau ingin berjuang, diri engkau tidak engkau tingkatkan
Engkau ingin berjuang, disiplin diri engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, janji kurang engkau tunaikan
Engkau ingin berjuang, kasih sayang engkau cuaikan
Engkau ingin berjuang, tetamu engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, anak isteri engkau lupakan
Engkau ingin berjuang, ilmu berjuang engkau tinggalkan
Engkau ingin berjuang, kekasaran dan kekerasan engkau amalkan
Engkau ingin berjuang, rasa bertuhan engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, iman dan taqwa engkau lupakan
Yang sebenarnya, apa yang engkau hendak perjuangkan?
[Apakah Benar Engkau Pejuang-Qathrunnada]
....

Muhasabah untuk insan-insan yang mengaku dirinya seorang pejuang.
Moga perjuangan kita tidak sia-sia.
Khamis, 17 September 2009
Satu Pagi di Hari Raya
Satu pagi di hari raya
Aku sujud memuji Mu
Satu pagi di hari raya
Aku sujud membesarkan Mu
Ku melafazkan takbir
Penuh rasa kehambaan
Ku melafazkan tahmid
Penuh rasa kesyukuran
Gema takbir di pagi raya
Ku teringat kampung halaman
Aku di perantauan
Tak berdaya menahan sebak
Gema takbir di pagi raya
Ku rindukan ibu di sana
Keluarga sanak saudara
Hanya doa kukirim
Marilah di hari raya
Kita semua bermaafan
Lupakan persengketaan
Eratkan persaudaraan
Harmoni di hari raya
[Satu Pagi di Hari Raya-Raihan & NowSeeHeart]
Aku sujud memuji Mu
Satu pagi di hari raya
Aku sujud membesarkan Mu
Ku melafazkan takbir
Penuh rasa kehambaan
Ku melafazkan tahmid
Penuh rasa kesyukuran
Gema takbir di pagi raya
Ku teringat kampung halaman
Aku di perantauan
Tak berdaya menahan sebak
Gema takbir di pagi raya
Ku rindukan ibu di sana
Keluarga sanak saudara
Hanya doa kukirim
Marilah di hari raya
Kita semua bermaafan
Lupakan persengketaan
Eratkan persaudaraan
Harmoni di hari raya
[Satu Pagi di Hari Raya-Raihan & NowSeeHeart]
Isnin, 24 Ogos 2009
Langkah Tercipta
Semalam aku kelukaan
Kecewa kehampaan
Mencalar ketabahan
Mimpi yang sering ku harapkan
Menjadi kenyataan
Namun tak kesampaian
Allah…
Inginku hentikan langkah ini
Bagaikan tak mampu untuk ku bertahan
Semangat tenggelam
Lemah daya
Haruskah aku mengalah
Namun jiwaku berbisik
Inilah dugaan.
Dan langkahku kini terbuka
Pada hikmah dugaan
Uji keimanan (menguji keimanan)
Tak dilontarkanNya ujian
Di luar kekuatan
Setiap diri insan
Allah…
Pimpinlah diriku
Tuk bangkit semula
Meneruskan langkah
Perjuangan ini
Cekalkan hati dan semangatku
Kurniakan ketabahan
Agar mimpi jadi nyata
PadaMu ku meminta
Daku mohon agung kudratMu
Wahai Tuhan yang satu
Segalanya dariMu.
[Langkah Tercipta-UNIC]
...

Lagu ini didedikasikan buat insan-insan yang sedang kekecewaan dek kerana harapan tak jadi kenyataan.
Lagu ini ku dedikasikan juga buat insan-insan yang bersemangat waja.
Ketahuilah,setiap ujian yang dikurniakan Allah punya hikmah yang tersendiri.
Bangkitlah!
Dan buktikanlah kecekalanmu.
Bangkitlah!
Engkau pasti boleh mencipta kejayaan!
Kecewa kehampaan
Mencalar ketabahan
Mimpi yang sering ku harapkan
Menjadi kenyataan
Namun tak kesampaian
Allah…
Inginku hentikan langkah ini
Bagaikan tak mampu untuk ku bertahan
Semangat tenggelam
Lemah daya
Haruskah aku mengalah
Namun jiwaku berbisik
Inilah dugaan.
Dan langkahku kini terbuka
Pada hikmah dugaan
Uji keimanan (menguji keimanan)
Tak dilontarkanNya ujian
Di luar kekuatan
Setiap diri insan
Allah…
Pimpinlah diriku
Tuk bangkit semula
Meneruskan langkah
Perjuangan ini
Cekalkan hati dan semangatku
Kurniakan ketabahan
Agar mimpi jadi nyata
PadaMu ku meminta
Daku mohon agung kudratMu
Wahai Tuhan yang satu
Segalanya dariMu.
[Langkah Tercipta-UNIC]
...

Lagu ini didedikasikan buat insan-insan yang sedang kekecewaan dek kerana harapan tak jadi kenyataan.
Lagu ini ku dedikasikan juga buat insan-insan yang bersemangat waja.
Ketahuilah,setiap ujian yang dikurniakan Allah punya hikmah yang tersendiri.
Bangkitlah!
Dan buktikanlah kecekalanmu.
Bangkitlah!
Engkau pasti boleh mencipta kejayaan!
Sabtu, 22 Ogos 2009
Kerana Cinta
Cinta itu cahaya sanubari
Kurniaan Tuhan fitrah insani
Dan di mana terciptalah cinta
Di situ rindu bermula
Cinta itu tak pernah meminta
Tetapi memberi sepenuh rela
Rasa bahagia biarpun sengsara
Berkorban segala-gala
Semua kerana cinta
Yang pahit manis di rasa
Menghibur nestapa
Merawat duka
Damai di jiwa
Terpadamlah api benci permusuhan
Terjalinlah kasih sayang
Begitulah cinta yang diidamkan
Tanpa nafsu yang mencemarkan
Dan jangan pula
Kerana bercinta kita pun leka
Dan jangan pula kerana bercinta
Tergadai semua maruah agama
Cinta yang sejati
Hanya cintakan Illahi
Cinta ayah bonda
Tulus suci selamanya
Cintakan saudara
Hanya sementara
Cinta sesama insan
Suburkan dengan ketakwaan
[Kerana Cinta-Mestica]
...

Buat insan-insan yang sedang hangat bercinta,hayatilah lagu ini.
Buat insan-insan yang belum pernah bercinta,ketahuilah cinta itu indah,dan Islam tidak menyekat naluri cinta.
Buat insan-insan yang ingin bercinta,ketahuilah bahawa cinta itu adalah tanggung jawab yang sangat berat!
Maka sebelum cinta akan orang lain,cintalah diri sendiri terlebih dahulu.
Dan ketahuilah,segala yang kita lakukan akan dihisab oleh Allah,meskipun cuma sebesar zarah.Sama ada dosa atau pun pahala.
Maka berhati-hatilah!
Jangan sampai cinta menjerumuskan kita ke lembah kehinaan.
Kurniaan Tuhan fitrah insani
Dan di mana terciptalah cinta
Di situ rindu bermula
Cinta itu tak pernah meminta
Tetapi memberi sepenuh rela
Rasa bahagia biarpun sengsara
Berkorban segala-gala
Semua kerana cinta
Yang pahit manis di rasa
Menghibur nestapa
Merawat duka
Damai di jiwa
Terpadamlah api benci permusuhan
Terjalinlah kasih sayang
Begitulah cinta yang diidamkan
Tanpa nafsu yang mencemarkan
Dan jangan pula
Kerana bercinta kita pun leka
Dan jangan pula kerana bercinta
Tergadai semua maruah agama
Cinta yang sejati
Hanya cintakan Illahi
Cinta ayah bonda
Tulus suci selamanya
Cintakan saudara
Hanya sementara
Cinta sesama insan
Suburkan dengan ketakwaan
[Kerana Cinta-Mestica]
...

Buat insan-insan yang sedang hangat bercinta,hayatilah lagu ini.
Buat insan-insan yang belum pernah bercinta,ketahuilah cinta itu indah,dan Islam tidak menyekat naluri cinta.
Buat insan-insan yang ingin bercinta,ketahuilah bahawa cinta itu adalah tanggung jawab yang sangat berat!
Maka sebelum cinta akan orang lain,cintalah diri sendiri terlebih dahulu.
Dan ketahuilah,segala yang kita lakukan akan dihisab oleh Allah,meskipun cuma sebesar zarah.Sama ada dosa atau pun pahala.
Maka berhati-hatilah!
Jangan sampai cinta menjerumuskan kita ke lembah kehinaan.
Selasa, 18 Ogos 2009
Jika Surga Dan Neraka Tak Pernah Ada
Apakah kita semua
Benar-benar tulus
Menyembah pada-Nya
Atau mungkin kita hanya
Takut pada neraka
Dan inginkan surga
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkan kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya
Bisakah kita semua
Benar-benar sujud sepenuh hati
Karna sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja
[Jika Surga dan Neraka tak Pernah Ada-Chrisye ft Ahmad Dhani]
...
Satu lagi lagu yang menarik sebagai halwa telinga.
Meskipun begitu,lazimkanlah diri kita mendengar alunan zikrullah dan ayat al-Quran.
Semoga hati kita sentiasa bersih dan terpelihara.
insyaAllah.
Hiburan itu tidak salah,selagi mana kita tidak lalai dari mengingati Allah.
Tepuk dada,tanya iman.
Benar-benar tulus
Menyembah pada-Nya
Atau mungkin kita hanya
Takut pada neraka
Dan inginkan surga
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkan kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya
Bisakah kita semua
Benar-benar sujud sepenuh hati
Karna sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja
[Jika Surga dan Neraka tak Pernah Ada-Chrisye ft Ahmad Dhani]
...
Satu lagi lagu yang menarik sebagai halwa telinga.
Meskipun begitu,lazimkanlah diri kita mendengar alunan zikrullah dan ayat al-Quran.
Semoga hati kita sentiasa bersih dan terpelihara.
insyaAllah.
Hiburan itu tidak salah,selagi mana kita tidak lalai dari mengingati Allah.
Tepuk dada,tanya iman.
Sabtu, 15 Ogos 2009
Cerita Hati
Semalam yang telah pergi
Menghilang tanpa jejak
Membawa bersama cereka
Duka dan ketawa
Dan kini ku mencari
Kalau masih ada kesan
Yang terus tersisa di dada
Pantai permainan
Jalanan yang panjang
Bersimpang haluan
Bagai pentas luahan rasa
Tiada sempadan
Pada awan biru ku melakar kata-kata
Pada langit cerah ku panah semua cerita
Dengarlah mentari suara hatiku menyanyi
Bertebangan jiwa merentasi pelangi
Gerimis menitis gugur membasahi bumi
Bagai menangisi sebuah cerita hati
Andai kau fahami semua hikayat pendeta
Seribu tahun kau pasti bisa setia ke alam syurga
Mungkinkah ada esok
tuk ku ukirkan kalimah
Menjadi arca pembuktian
Pengabdian cinta
[cerita Hati-Hafiz Hamidun]
...
Lagu ini cuma sekadar selingan.
Lagu yang menarik dan sedap didengar.
Menghilang tanpa jejak
Membawa bersama cereka
Duka dan ketawa
Dan kini ku mencari
Kalau masih ada kesan
Yang terus tersisa di dada
Pantai permainan
Jalanan yang panjang
Bersimpang haluan
Bagai pentas luahan rasa
Tiada sempadan
Pada awan biru ku melakar kata-kata
Pada langit cerah ku panah semua cerita
Dengarlah mentari suara hatiku menyanyi
Bertebangan jiwa merentasi pelangi
Gerimis menitis gugur membasahi bumi
Bagai menangisi sebuah cerita hati
Andai kau fahami semua hikayat pendeta
Seribu tahun kau pasti bisa setia ke alam syurga
Mungkinkah ada esok
tuk ku ukirkan kalimah
Menjadi arca pembuktian
Pengabdian cinta
[cerita Hati-Hafiz Hamidun]
...
Lagu ini cuma sekadar selingan.
Lagu yang menarik dan sedap didengar.
Khamis, 9 Julai 2009
Doa Rabitah
Sesungguhnya Engkau tahu
Bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariat dalam kehidupan
Sesungguhnya Engkau tahu
Bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya
Tegakkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu
Yang tiada pernah padam
Ya Robbi bimbinglah kami…
Rapatkanlah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakkal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMu
Matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela
Rapatkanlah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakkal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMu
Matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela
Kuatkanlah ikatannya
Tegakkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu
Yang tiada pernah padam
Ya Robbi bimbinglah kami…
Ya Robbi bimbinglah kami…
Ya Robbi bimbinglah kami…
[Doa Rabitah-Izzatul Islam]
....
Mendengar bait-bait lagu ini mengingatkan saya dengan pelbagai memori.
Memori yang sangat indah bersama sahabat.
Ikatan ukhwah semakin kuat pabila dihayati maksud doa ini.
Ku mohon agar sentiasa tetap berada di 'jalan' ini!
Bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariat dalam kehidupan
Sesungguhnya Engkau tahu
Bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya
Tegakkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu
Yang tiada pernah padam
Ya Robbi bimbinglah kami…
Rapatkanlah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakkal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMu
Matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela
Rapatkanlah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakkal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMu
Matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela
Kuatkanlah ikatannya
Tegakkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu
Yang tiada pernah padam
Ya Robbi bimbinglah kami…
Ya Robbi bimbinglah kami…
Ya Robbi bimbinglah kami…
[Doa Rabitah-Izzatul Islam]
....
Mendengar bait-bait lagu ini mengingatkan saya dengan pelbagai memori.
Memori yang sangat indah bersama sahabat.
Ikatan ukhwah semakin kuat pabila dihayati maksud doa ini.
Ku mohon agar sentiasa tetap berada di 'jalan' ini!
Sabtu, 23 Mei 2009
Laskar Pelangi
Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi
Tak kan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya...
Selamanya...
[Laskar Pelangi-Nidji]
Saya bukanlah peminat tegar 'movie'.
Jarang sekali saya menonton 'movie' meskipun di rumah.
Kalau tengok pun cuma sekadar tengok.
Saya tercari-cari cerita yang memberi impak kepada jiwa dan cerita yang segar.
Akhir-akhir ini,ramai juga teman-teman yang mengesyorkan saya menonton filem 'Laskar Pelangi'.
Untung betul saya belajar di UTP.
Dapat 'download' secara percuma.(tak elok diamalkan.)
Hajatnya nak tengok bersama keluarga di rumah.
Tapi sebelum tu tengok dulu 'scene by scene' sikit-sikit.
Ternyata cerita ini menarik.
Meskipun cuma berlatarbelakangkan suasana kampung.
Namun ada nilai-nilai yang boleh difikirkan.
Ada pengajaran di sebaliknya.
Filem yang baik adalah filem yang mengajak kita berfikir.
Malah setiap dialognya adalah nasihat yang bermakna.
Cubalah tonton filem ini.
Lebih berbaloi daripada menonton filem 'Impak Maksima' atau 'Bohsia'.

Kita diberi kebebasan untuk menonton atau membaca apa sahaja.
Cuma,jadilah seorang yang cukup bijak untuk menilai.
Menonton filem atau cerita dan mengambil nilai-nilai murni daripadanya.
Membaca buku dan mengambil iktibar dari ceritanya.
Bahkan mendengar lagu dan mengamati lirik yang baik-baik sahaja.
Islam itu indah bukan?
Berhibur itu tidak salah.
Asalkan kena pada caranya.
Dan tidak melampaui batas.
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi
Tak kan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya...
Selamanya...
[Laskar Pelangi-Nidji]
Saya bukanlah peminat tegar 'movie'.
Jarang sekali saya menonton 'movie' meskipun di rumah.
Kalau tengok pun cuma sekadar tengok.
Saya tercari-cari cerita yang memberi impak kepada jiwa dan cerita yang segar.
Akhir-akhir ini,ramai juga teman-teman yang mengesyorkan saya menonton filem 'Laskar Pelangi'.
Untung betul saya belajar di UTP.
Dapat 'download' secara percuma.(tak elok diamalkan.)
Hajatnya nak tengok bersama keluarga di rumah.
Tapi sebelum tu tengok dulu 'scene by scene' sikit-sikit.
Ternyata cerita ini menarik.
Meskipun cuma berlatarbelakangkan suasana kampung.
Namun ada nilai-nilai yang boleh difikirkan.
Ada pengajaran di sebaliknya.
Filem yang baik adalah filem yang mengajak kita berfikir.
Malah setiap dialognya adalah nasihat yang bermakna.
Cubalah tonton filem ini.
Lebih berbaloi daripada menonton filem 'Impak Maksima' atau 'Bohsia'.

Kita diberi kebebasan untuk menonton atau membaca apa sahaja.
Cuma,jadilah seorang yang cukup bijak untuk menilai.
Menonton filem atau cerita dan mengambil nilai-nilai murni daripadanya.
Membaca buku dan mengambil iktibar dari ceritanya.
Bahkan mendengar lagu dan mengamati lirik yang baik-baik sahaja.
Islam itu indah bukan?
Berhibur itu tidak salah.
Asalkan kena pada caranya.
Dan tidak melampaui batas.
Rabu, 13 Mei 2009
Para PencariMu
Menjalani hitam putih hidupku
Membuatku mengerti
Arti hadir-Mu dalam
Setiap langkah-langkahku berarti
Melewati setiap detik waktuku
Bersama takdirMu
Membuatku mengerti
Hanyalah pada-Mu ku kembali
Ku bersujud kepada-Mu memohon ampunan-Mu
Adakah jalan untukku tuk kembali pada-Mu
Akulah para pencari-Mu ya Allah
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Tunjukkan ku jalan yang lurus
Untuk kutapakkan langkahku
Akulah para pencari-Mu ya Alah
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Hanya di jalan-Mu ya Allah
Tempatku pasrahkan hidupku
[Para PencariMu-Ungu]
Membuatku mengerti
Arti hadir-Mu dalam
Setiap langkah-langkahku berarti
Melewati setiap detik waktuku
Bersama takdirMu
Membuatku mengerti
Hanyalah pada-Mu ku kembali
Ku bersujud kepada-Mu memohon ampunan-Mu
Adakah jalan untukku tuk kembali pada-Mu
Akulah para pencari-Mu ya Allah
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Tunjukkan ku jalan yang lurus
Untuk kutapakkan langkahku
Akulah para pencari-Mu ya Alah
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Hanya di jalan-Mu ya Allah
Tempatku pasrahkan hidupku
[Para PencariMu-Ungu]
Egois
Katamu apa yang kau impikan
Segalanya kan pasti jadi kenyataan
Setiap apa yang kau inginkan
Sekelip mata dalam genggaman
Nadamu berbaur keegoan
Katamu kau tak perlukan teman
Walaupun sendirian
Walaupun kesunyian
Kau punya segala kelebihan
Bibirmu ketandusan senyuman
Jeling pandangan hanyalah di ekor mata
Atur langkah penuh keangkuhan
Gerak gaya lambang kemegahan
Kau terlupa apa yang kau ada
Segalanya kurniaan yang Esa
Hanya seorang hamba
Yang diuji imannya
Dengan kenikmatan dunia
Bicara hatimu tentang sepi
Sengaja tak pernah kau akui
Bagaikan sang merak
Yang indah bulunya
Namun tidak mampu
Terbang ke angkasa
Andai dibiar keegoan
Meratah hati dan perasaan
Usah kau pertikaikan jiwamu
Mengapa tiada rasa ketenangan
Pernahkah terlintas di minda
Ketika kau kesusahan
Siapakah yang kan hadir menjadi pembantu
Bukan ku sengaja
Mencari silapmu
Engkau ku rasakan
Mampu menjadi sandaran
Sedarlah jasa baktimu diperlukan
Curahkan pada insan yang memerlukan
[Egois-Mestica]
Segalanya kan pasti jadi kenyataan
Setiap apa yang kau inginkan
Sekelip mata dalam genggaman
Nadamu berbaur keegoan
Katamu kau tak perlukan teman
Walaupun sendirian
Walaupun kesunyian
Kau punya segala kelebihan
Bibirmu ketandusan senyuman
Jeling pandangan hanyalah di ekor mata
Atur langkah penuh keangkuhan
Gerak gaya lambang kemegahan
Kau terlupa apa yang kau ada
Segalanya kurniaan yang Esa
Hanya seorang hamba
Yang diuji imannya
Dengan kenikmatan dunia
Bicara hatimu tentang sepi
Sengaja tak pernah kau akui
Bagaikan sang merak
Yang indah bulunya
Namun tidak mampu
Terbang ke angkasa
Andai dibiar keegoan
Meratah hati dan perasaan
Usah kau pertikaikan jiwamu
Mengapa tiada rasa ketenangan
Pernahkah terlintas di minda
Ketika kau kesusahan
Siapakah yang kan hadir menjadi pembantu
Bukan ku sengaja
Mencari silapmu
Engkau ku rasakan
Mampu menjadi sandaran
Sedarlah jasa baktimu diperlukan
Curahkan pada insan yang memerlukan
[Egois-Mestica]
Sabtu, 25 April 2009
Senyum-Raihan
Manis wajahmu kulihat di sana
Apa rahsia yang tersirat
Tapi zahirnya dapat kulihat
Mesra wajahmu dengan senyuman
Senyuman...
Senyuman...
Senyum tanda mesra
Senyum tanda sayang
Senyumlah sedekah yang paling mudah
Senyum di waktu susah
Tanda ketabahan
Senyuman itu tanda keimanan
Senyumlah...
Hati yang gundah terasa senang
Bila melihat senyum hatikan tenang
Tapi senyumlah seikhlas hati
Senyuman dari hati jatuh ke hati
Senyumlah seperti Rasulullah
Senyumnya bersinar dengan cahaya
Senyumlah kita hanya kerana Allah
Itulah senyuman bersedekah
Senyumlah
Itulah sedekah yang paling mudah
Tiada terasa terhutang budi
Ikat persahabatan antara kita
Tapi senyum jangan disalah guna
Senyumlah...
Apa rahsia yang tersirat
Tapi zahirnya dapat kulihat
Mesra wajahmu dengan senyuman
Senyuman...
Senyuman...
Senyum tanda mesra
Senyum tanda sayang
Senyumlah sedekah yang paling mudah
Senyum di waktu susah
Tanda ketabahan
Senyuman itu tanda keimanan
Senyumlah...
Hati yang gundah terasa senang
Bila melihat senyum hatikan tenang
Tapi senyumlah seikhlas hati
Senyuman dari hati jatuh ke hati
Senyumlah seperti Rasulullah
Senyumnya bersinar dengan cahaya
Senyumlah kita hanya kerana Allah
Itulah senyuman bersedekah
Senyumlah
Itulah sedekah yang paling mudah
Tiada terasa terhutang budi
Ikat persahabatan antara kita
Tapi senyum jangan disalah guna
Senyumlah...
Langgan:
Catatan (Atom)